;

Senin, 22 November 2010

Puisi Jalang Agus Sunarto

Senin, 22 November 2010

Jalang
Agus Sunarto

ketika jalang merusak sukma
nafsu berpacu mendobrak batas
mengoyak dada, meretak kepala
membuta mata, menuli telinga
membebal rasa

duh, gusti
mengapa aku selalu jadi pecundang
ketika harus melawan jarang?

Surabaya, Januari 2009




TULISAN BERJALAN INI SILAHKAN DIISI DENGAN PESAN ANDA

NAMA ANDA - 09.37
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI