Siapakah yang pulang dengan langkah masai menyandang duka Adam yang pertama mengempang arus sungai, membadung nasibnya?
Iakah itu pelancong tak bernama. Menyusur semenanjung tenggara istirah ke sini. Menawarkan senja dalam desau prahara setelah lelah mengedangkan jaring nasib melawan bencana
Siapakah masih mengaliri aku, o, sungai derita rakit-rakit sarat biduk-biduk dan tongkang, detak jantung luka memeram musim memberat mengimpikan birahi pada pulungnya lakah itu yang menggedor pintu dan jendela malam-malam begini. Dukakah itu duka dunia menyusur sungaiku yang terus mengaliri dasar jiwa
Siapakah yang pulang dengan langkah masai menyandang duka Adam yang pertama mengempang arus sungai, membadung nasibnya?