kauhadirkan dingin dan nostalgia sore ini - kenangan yang tidak digelayutkan pada pokok beringin begitu saja berderaian dalam benang-benang gerimis riwayat yang tidak ditorehkan pada tugu kota begitu saja menggeletar dalam keharuman uap tanah dan aku tersekap - aroma, nuansa, warna-warna mengatmosfir dalam kekinian yang lirih bergumam: mengapa engkau mengizinkan kami kembali mengecapnya?
melintasi batas kota, jembatan, dan kaki lima - belajar menghargai sepotong masa silam dan gurat namamu pada lembar coklatnya: sebuah alur cerita yang tersusun menuju pengharapan, dulu kaunapaskan ketika kita berjabatan. hari-hari hendak lengkap dengan rincian jejak kaki, percakapan, dan barangkali juga pertikaian - sebuah kanvas yang tergulung waktu tempat kita menggambarkan kabut dan awan, hujan dan matahari: sebuah warta atas kota yang kelak kita tinggalkan ini.