JENDELA SENJADina Oktavianibersama senja,kita telah membangun jendeladan menutupnya rapat-rapatsupaya kalau malam tibagelap tak berani menyelinapdan bulan tak lancang meradangsebab kita pun tak kebal angin malamatau gemerisik orang-orang kampungyang terkadang menerobos sajake dalam kamarbahkan ke dasar mimpidinding-dinding menjelma pekat seketikamemaksa satu dari kita meretakkan jendeladan mencintai jalan-jalan penuh tipu dayasebelum kita sempat membentangkan tirainyajendela tinggal rangkatapi kita mesti setia menutupnyakumpulan puisi bangkai tanjungkarang ( book : Biografi Kehilangan)
|
|
NAMA ANDA
| MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI |
|