;
Tampilkan postingan dengan label Tema Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tema Sekolah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Mei 2011

Puisi Peringatan Hari Anak Nasional | Nasriati Chalilah

Sabtu, 07 Mei 2011

HARI INI
Nasriati Chalilah

Hari ini ku mencoba menyalurkan suaraku
Kepada semua tentang aku dan lainnya ..
Tentang nasibku yang telah kabur didepan mata..
Hari ini aku ingin bersuara lantang pada dunia
Setelah 20 tahun hakku disahkan oleh negara ini
Dengan 54 pasal-pasal perlindungan
Serta UU No 23 tahun 2002 mencoba menganyomiku..
Tapi…

Hari ini juga ku melihat banyak wajah-wajah bungkam dan ketakutan
Tubuh-tubuh kurus bergelimang dijalan
Hari ini masih banyak yang tak tahu aksara dan pendidikan
Menjadi korban pemamfaatan dan kekerasan..
Padahal…
Hari ini adalah hari kemerdekaan dirinya
Tapi mengapa masih banyak yang tak tahu dan menderita?
Entahlah…

Hari ini ku ingin tak ada seorangpun yang menutupi mulutku
Untuk berbicara hak-hakku kepada semuanyaa
Hari ini dengan dengan sebuah tekada yang telah ku pancang
Dengan asa yang penuh pengharapan…
Ku ingin semua peduli dan melindungiku..
Serta terus menganyomiku dengan pasal-pasal silam
Untuk masa depanku dan lainnya…

***

Nasriati Chalilah, seorang pelajar SMAN I MEULABOH, ACEH BARAT. yang sangat senang mencari tantangan dalam menulis dan lainnya.

Sebuah goresan tinta dariku dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional, pada tanggal 23 juli 2010. Puisi ini telah aku bacakan di gedung DPRK Aceh Barat dan disaksikan oleh pemerintah Aceh Barat serta kantor perlindungan anak yang ada di Aceh Barat. semoga anak-anak selalu diperhatikan dalam menentukan kebijakan yang menyangkut dengan kepentingan terbaik bagi anak….

sumber : fiksi.kompasiana.com

NAMA ANDA - 11.30

Jumat, 06 Mei 2011

Puisi Perpisahan Anak SD | Puisi Anak Tentang Guru

Jumat, 06 Mei 2011

Puisi Perpisahan Anak SD

GURUKU

Tangis sedih memilukan
Kini, saat berpisah datang
Segala lagu kudendangkan
Untuk mengenang jasamu
Hai…pahlawanku……..

Dari kelas ke kelas ku masuki
Dirasakan begitu risih dihati
Merasa tidak lama lagi
Kucurahkan segala rasaku

Segala waktumu kau curahkan
Segala kasih sucimu kau berikan
Dalam hati kubertanya
Berapa kali lagikah kita akan bertemu?

Guruku……
Terima kasih kuucapkan
Atas pengorbanan dan jasa-jasamu
Kau pahlawan tanpa tanda jasa

(medio : 2005)
sumber : riskaarniamantha.blogspot.com


NAMA ANDA - 11.29

Selasa, 03 Mei 2011

Puisi Perpisahan Sekolah | Pesan Diujung Pertemuan

Selasa, 03 Mei 2011

Pesan Diujung Pertemuan
Puisi Muhammad Rain

Kekal di ingatan kisahan semasa sekolah
Berganti rupa canda dan tawa
Kau adalah penerus jalan benderang
Demi amanah ibu dan bapak juga para guru

Telah sampai pada tangga baru
Namamu tersebut tiga tahun lalu
Kali pertama dudukmu termangu
Hadapi tugas-tugas pelajaran

Alam berkembang menjadi guru
Melihat usia masih muda tak boleh lepas usaha dan doa
Lalui laju derap langkahmu pantang menyerah sebelum bertarung

Jaman didepan raih hadapi
Berat halangan jangan patahkan
Kenang dan taati cita-citamu sendiri
Sehabis gelap terbitlah terang

Pesan diujung pertemuan
Dari kami adik-adikmu yang menatap pada harum wajahmu
Teladan dalam kata persahabatan senyum sapa
Jangan lupakan masa indah disekolahmu
Usap hapuskan segala kesan sedih dan kecewa
Kebaikan menjadi pelajaran berharga

Selamat jalan kami lepaskan
Pintu-pintu menanti kedatangan dan kepulangan
Ketika jaya usah lupakan asuhan guru-guru kita
Mereka pelita yang menyuluh kita kepada ilmu dan cita-cita
Raih bahagiamu dihari muka

NAMA ANDA - 14.37

Senin, 02 Mei 2011

Kumpulan Puisi Tentang Sungai | Karya Anak SD

Senin, 02 Mei 2011

Puisi Anak SD Tentang Sungai

NASIB Si SUNGAI

Karya : M. Daffa Triaputra

Sungai…
Kasihan sekali nasibmu
Di tubuhmu banyak sampah
Siapa gerangan yang merusakmu?

Tangan jahil manusialah yang membuatmu kotor
Padahal mereka itulah yang membutuhkanmu
Air milikmu menjadi tumpuan hidup mereka

Pekerjaan rumah semua mereka lakukan di tepimu
Anak cucu mereka juga tak pernah bosan bermain denganmu

Kau dapat menggerakkan turbin yang menghasilkan listrik
Listrik itulah kemudian yang dipakai manusia untuk hidup
Mereka sepatutnya menjaga dan merawatmu
Mengasihi anugerah Tuhan

Sungai…
Bersabarlah menerima perlakuan mereka
Memang mereka tak tahu diri


SUNGAI
Karya : M. Farhan Haykal

Sungai…
Kau adalah tempat perahu kecil lewat
Tetapi…
Mengapa orang-orang membuang sampah ke tempatmu

Seharusnya orang-orang membersihkan tempatmu
kau bisa mengalir sampai ke laut
Nelayan yang jauh dari laut
Dapat melewati tempatmu

Ikan-ikan bisa tinggal di tempatmu
orang-orang bisa mandi di tempatmu
Kau mengalir terus menerus
Kau mempunyai banyak nama-nama
Airmu dapat menyuburkan tanah

Kumpulan Puisi Karya Anak 4D - An-Nisaa


NAMA ANDA - 01.01

Puisi Karya Anak SD Tentang Gunung

Puisi Karya Anak SD Tentang Gunung

Gunung
Karya : Afra

Gunung membuatku terpesona dalam keindahanmu
Keindahanmu ….
tidak menandingi dengan keindahan yang lain
Tapi, saat itu gunung meletus membawa banyak korban
Orang tidak lagi punya tempat tinggal
hewan pun juga kehilangan habitatnya
Tetapi…..
keindahanmu itu pasti tidak akan mengecewakan orang
Dia hanya inngin melihatmu selamanya
Dan pastiku akan menjaga mu setiap saat


GUNUNG
Karya : Kyra

Gunung engkau sangat tegar
Tenang penuh bijaksana
Engkau memuntahkan lahar dari mulutmu
tapi engkau bukan hanya merusak
Engkau juga menyuburkan tanaman
Engkau pun menguntungkan orang-orang
Engkau mengeluarkan barang tambang

Gunung…
Engkau sangatlah indah
Kami bisa melihatmu dari jarak jauh
Oh… gunung… engkau sangatlah kekar


JAHATNYA GUNUNG MELETUS
Karya : Zaki

Jahatnya kau gunung meletus
Kau telah membunuh manusia
Mengapa engkau membunuh banyak korban
Dengan laharmu yang panas
Kamu bisa membunuh manusia lebih dari satu juta orang
Karena laharmu pula binatang-binatang menjadi mati
Dan hutan pun menjadi gundul

Gunung merapi…
tolonglah kami
Janganlah engkau mengeluarkan lahar panasmu


Kumpulan Puisi Karya Anak 4D - An-Nisaa


NAMA ANDA - 00.37

Selasa, 19 April 2011

Kumpulan Pantun Anak Sekolah | Pantun Anak-Anak

Selasa, 19 April 2011

Kumpulan Pantun Anak Sekolah

Pantai Beruas pasirnya putih
tempat orang berbagan belat
Anak SMP berpakaian biru putih
mari kita didik agar tidak jadi bejat

Jalan-jalan ke makassar
jangan lupa makan pisang 'epe
Jika mau jadi orang besar
ajari hal baik pada anak smp

Paling enak goreng tempe
dimakan pakai sambal
Didik baik-baik anak smp
agar tidak jadi nakal

Makan jengkol berbalut tepung
Makannya di atas komedi putar
Ada lelaki berbadan karung
Lewat depan mata bumi bergetar

Ke Bandung beli tahu bulat
Jangan lupa dengan peuyemnya
Siapa sering makan coklat
Hati-Hati Rusak giginya

Masuk Istana berliku-liku
Bertemu dengan sang raja
Aku Senang baca buku
Buku antarkan Kemana saja

NAMA ANDA - 08.22

Selasa, 22 Maret 2011

Kumpulan Puisi Anak Sekolah | Tentang Ibu dan Tepi Laut

Selasa, 22 Maret 2011

IBU
Ita Permata Dewi

Oh Ibu kau segalanya bagiku
kau yang telah mendidik dan membesarkan aku.
jika aku melanggar perkataanmu
berdosalah aku
pepatah mengatakan
surga ada di telapak kaki ibu.


Di Tepi Laut

Du ujung musim yang bertiup angin
bagai dengus gurun pasir
cahaya melompat dalam lautan salju
di seret nya langkah di malam itu
dalam putih waktu
kutawarkan pada Mu
jenuh semesta ini ku penuhi isi
di hidup mu nasib dunia
bentangkan kedua tanggan mu
pohon-pohon kering di tepi laut padang pasir
menyanyi dalam gaib malam
kepada seluruh dunia
yan g menelan kan dipuncuk pantai
kuburlah hidup tanpa kesadaran

karya
Ita Permata Dewi
SMP N 03 Sui Ambawang

NAMA ANDA - 13.35

Senin, 28 Februari 2011

Puisi Pendidikan | Puisi Tentang Pendidikan

Senin, 28 Februari 2011



Sekolahku
Muhammad Zakaria

Sekolah adalah arena pembelajaran
Ilmu dicari sambil berkawan
Banyak atau sedikit tergantung muatan
Siswa yang rajin pastilah girang

Ilmu dunia ada disana
Ilmu akhirat tesedia juga
Tergantung engkau pilih yang mana
Sebaiknya didapat dua-duanya

Bila engkau orang yang bijak
Akan mendapat tempat berpijak
Allah memberi hasil yang telak
Dunia akhirat pasti berdampak

Bumi ini ibarat bola
Salah langkah akan celaka
Sekolah tempat ilmu ditempa
Bahagia kelak engkau merasa

Rajinlah engkau wahai kawan
Janganlah lupa wahai teman
Dengan ilmu kita dapat berjalan
Pengaruh dunia kita takkan rawan.

22-Nov-2012
www.kabarindonesia.com


Pendidikan Untuk Siapa?
Doni Swadarma

Pendidikan, apa khabarmu hari ini?
Di tengah silih bergantinya istilah hebatmu CBSA, KBK, KTSP entah apa lagi nanti
Namun masih terasa ganjalan di benakku
Untuk siapakah engkau dinikmati?

Upik pengamen cilik, Ni’an tukang asongan, Topan preman prapatan
Mereka bukan anak sekolahan
Mereka punya sebuah mimpi,
mimpi yang sederhana : bisa makan setelah kecapean

Sementara itu.... .di sekolahnya orang-orang penting
Yang tarifnya bikin kepala pusing
Michele, David dan Tobing asyik browsing sambil outting
Fasilitasnya lengkap ada yang backing

Selesai sekolah mereka kuliah
Di kampus tercinta dambaan semua
Bukannya cerdas akal dan jiwa
Bullying dan kekerasan malah mewabah!

Setelah lulus, mereka bekerja
Menjadi Menteri, direktur, birokrat, politisi atau pengusaha
Tapi mengapa bukannya membangun negeri tercinta
Sudah berpenghasilan tinggi, masih korupsi juga!

Aku bingung aku resah
Dimanakah letaknya salah
Sudah sekolah sudah kuliah
Keluar-keluar kok malah jadi lintah

Kami yang ada di sini
Cuma bisa jadi pemimpi
Bermimpi sepuas hati
Setelah bangun menangis lagi

Bukan itu yang kuharapkan
Pendidikan yang bisa merubah
Semua kezholiman menjadi keadilan!

10 Juni 2011
http://www.kompasiana.com/doni_swa

NAMA ANDA - 21.48

Sabtu, 12 Februari 2011

Puisi Tentang Sekolah | Bangunan Sekolah

Sabtu, 12 Februari 2011

Bangunan Sekolah
Arsyad Indradi

setiap pagi minggu
anakanakku mengajak ke bangunan sekolahnya
yang baru dibangun
dengan sorot matamentari membias wajahwajah
patria
mereka berharap cepat selesai agar dapat belajar
untuk menyongsong masadepan
aku sangat bangga ketika mereka menyatakan
betapa besar cinta mereka terhadap negeri ini
tapi di balik itu aku bagai disayat sembilu
konstruksi bangunan, penyediaan sarana dan prasarana sekolah ini
apakah dapat mewujudkan citacita mereka
karena biaya pendidikan teramat mahal
dan pelaku pendidikan masih mencaricari sistem
anakanakku masih menatap bangunan sekolahnya
dengan matamentari dan wajahwajahpatria

banjarbaru,1979

NAMA ANDA - 15.11