;
Tampilkan postingan dengan label Bisnis Online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis Online. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Oktober 2012

Studi kelayakan bisnis - Bisnis

Selasa, 23 Oktober 2012


KokoFlom | Studi kelayakan bisnis merupakan langkah awal dan wajib dilakukan setiap orang yang akan memulai sebuah bisnis, pengertian studi kelayakan bisnis adalah sebuah penelitian mendalam tentang bisnis yang akan dijalani yang menyangkut banyak aspek yaitu aspek hukum, sosial budaya, manajemen keuangan, teknis operasional dan teknologi sampai dengan pemasaran
Studi kelayakan bisnis
Dengan mempertimbangkan semua hal tersebut maka hasil Studi kelayakan bisnis akan digunakan sebagi acuan atau strategi apakah bisnis tersebut layak dilanjutkan atau ditunda atau bahkan dibatalkan. Banyak contoh studi kelayakan bisnis diantaranya adalah studi kelayakan bisnis restaurant, studi kelayakan bisnis hotel dll, maka dalam membangun strategi bisnis perlu diperhatikan dengan benar
Di dalam membuat makalah studi kelayakan bisnis atau membangun suatu bisnis perlu memperhatikan Aspek aspek penting  yang terdiri dari :
1. Aspek hukum dan administrasi
yaitu suatu aspek yang terkait dengan aspek legal yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku termasuk :
a. Perijinan =
i) Izin lokasi
ii) Izin usaha yang meliputi :
  • Akte pendirian perusahaan dari notaris setempat PT/CV atau berbentuk badan hukum lainnya.
  • NPWP (nomor pokok wajib pajak)
  • Surat tanda daftar perusahaan
  • Surat izin tempat usaha dari pemda setempat
  • Surat tanda rekanan dari pemda setempat
  • SIUP setempat
  • Surat tanda terbit yang dikeluarkan oleh Kanwil Departemen Penerangan
2. Aspek sosial ekonomi dan budaya
yaitu suatu aspek yang berkaitan dengan dampak yang diberikan kepada masyarakat karena adanya suatu proyek tersebut, maka aspek ini termasuk bagian dari Studi kelayakan bisnis
a. Dari sisi budaya = yaitu mengkaji tentang dampak keberadaan peroyek terhadap kehidupan masyarakat setempat, kebiasaan adat setempat.
b. Dari sudut ekonomi = yaitu Apakah proyek dapat merubah atau justru mengurangi income per capita panduduk setempat. Seperti seberapa besar tingkat pendapatan per kapita penduduk, pendapatan nasional atau upah rata-rata tenaga kerja setempat atau UMR, dll.
c. Dan dari segi sosial = yaitu Apakah dengan keberadaan proyek wilayah menjadi semakin ramai, lalulintas semakin lancar, adanya jalur komunikasi, penerangan listrik dan lainnya, pendidikan masyarakat setempat. Maka untuk mendapatkan itu semua dapat dilakukan dengan cara wawancara, kuesioner, dokumen, dll. Untuk melihat apakah suatu proyek layak atau tidak dilakukan dengan membandingkan keinginan investor atau pihak yang terkait dengan sumber data yang terkumpul.
3. Aspek pasar dan pemasaran
yaitu suatu aspek yang berkaitan dengan adanya peluang pasar untuk suatu produk yang akan di tawarkan oleh suatu proyek tersebut
- Studi kelayakan bisnis dengan melihat Potensi pasar
- Jumlah konsumen potensial, konsumen yang mempunyai keinginan atau hasrat untuk membeli.
Tentang perkembangan/pertumbuhan penduduk :
- Daya beli, yaitu kemampuan konsumen dalam rangka membeli barang mencakup tentang perilaku, kebiasaan, preferensi konsumen, kecenderungan permintaan masa lalu, dll.
- Pemasaran, yaitu menyangkut tentang strategi yang digunakan untuk meraih sebagian pasar potensial, peluang pasar atau seberapa besar pengaruh strategi tersebut dalam meraih besarnya market share.
4. Aspek teknis dan teknologi
yaitu suatu aspek yang berkaitan dengan pemilihan lokasi peroyek, jenis mesin, atau peralatan lainnya yang sesuai dengan kapasitas produksi, layout, dan pemilihan teknologi yang sesuai. hal ini sangat penting di dalam aspek studi kelayakan bisnis
5. Aspek manajemen
yaitu suatu aspek yang berkaitan dengan manajemen pembangunan proyek dan operasionalnya.
6. Aspek keuangan
yaitu suatu aspek penting untuk studi kelayakan bisnis yang berkaitan dengan sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang bersangkutan

NAMA ANDA - 10.22

Cara Meningkatkan Daya Saing Bisnis



KokoFlom | Cara Meningkatkan Daya Saing Bisnis , Nah Post Koko Yang Satu ini Gak Jauh Jauh Dengan Namanya Bisnis , Setelah Kita Berhasil Mencari Seorang Partner Dalam Berbisnis , Anda Juga Haru meningkatkan Daya Saing Dalam Berbisnis , Untuk Lebih Lanjut 
Berikut ini adalah beberapa hal penting yang perlu dilakukan dalam usaha untuk meningkatkan daya saing bisnis
Tips Pemasaran Daya Saing Bisnis
1. Selalu Aktif mengamati perkembangan pasar, produk, jasa
Perubahan kebutuhan dan minat para konsumen tentunya menjadi salah satu faktor penting karena untuk bisa memberikan nilai tambah bagi konsumen
Lakukanlah survey pasar secara rutin agar bisa meng-upgrade kualitas produk dan jasa yang Anda tawarkan. Sebagai Contoh dalam menjalankan bisnis kuliner, saat ini banyak konsumen yang senang dengan pelayanan cepat, mudah, dan murah. Tentunya para pelaku bisnis kuliner dapat menawarkan jasa delivery order untuk memancing minat konsumen dan meningkatkan daya saing bisnisnya di tengah ketatnya persaingan pasar.
2. Aktif dalam mempromosikan produk
Ketika brand bisnis Anda sudah dikenal maka tidak menutup kemungkinan bila kepercayaan konsumen akan terbangun. Bahkan, mereka tidak segan-segan untuk loyal terhadap produk Anda dan mempromosikannya kepada orang lain di sekitarnya. Dengan strategi promosi inilah Starbuck Coffe berhasil memenangkan persaingan dan dikenal para konsumen hingga berbagai belahan negara.
3. Aktif mencari tahu kelemahan dan kelebihan pesaing
Hal ini bertujuan agar bisa mengetahui seberapa besar potensi Anda untuk memenangkan persaingan pasar, serta memanfaatkan kelemahan pesaing untuk mengangkat kelebihan produk Anda.
4. Mempertahankan kekuatan produk Anda
Apabila produk Anda sudah mengena di hati konsumen, maka peluang mereka untuk berpaling ke produk lain sangatlah kecil. Strategi inilah produk Pepsodent berhasil menguasai pasar dan menjadi salah satu merek pasta gigi yang banyak dipilih para konsumen.
5. Selalu Berani mengambil tantangan
Banyak pelaku usaha yang mengambil tantangan besar untuk meningkatkan daya saing bisnisnya dan untuk menarik minat konsumen, dengan menawarkan inovasi-inovasi baru yang belum pernah ditemui para konsumen. Misalnya saja seperti memproduksi barang atau jasa unik yang belum ada di pasaran, atau bisa juga mengadakan event promosi besar-besaran yang melibatkan para konsumen.

NAMA ANDA - 09.47