;
Tampilkan postingan dengan label BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Juli 2010

BERSAMA DALAM BUNGA TIDUR

Minggu, 25 Juli 2010

BERSAMA DALAM BUNGA TIDUR

sejenak mentari menyambut...
butir" kehangatan...
sinar kemilau kian..menumbuhkan
memori tentang sang pujaan

Takdir yang sejuk ini
serasa menjadi mala petaka

hai angin kau tahu rasaku
mengapa kau biarkan
duri tajam menusuk ku

rembulan malam
terangmu tentu...melihat
hati dalam angan mimpi
tapi kenapa kau melepaskan
dia untuk robek...

diam dan tenang
dalam kegelapan

merenung kemunafikan
yg silih menghantam
serta hanya bayangan
bersama dalam bunga tidur...


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 15.45

ITU UNTUK MU | Puisi Itu Untukmu

ITU UNTUK MU

kertas sbg kiasan menguap
raga hanya alat penggerak
ku tak henti melukis
gejolak tiap luapan terkecipung
mereba dalam secarik putih nan suci
kala sakit hari ini tiada ku kira
segengam harapan
kini menjadi sejuta pegunungan
aku...kecewa kau membisu
tanpa tutur pelega nafas
yg semakin hari semakin
terseda-seda
segalanya telah tumbuh
mekar mewangi
bagai bunga manis
tak terhingga itu...
itu hanya untukmu


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 15.44

SEMUA MENUJU MU

SEMUA MENUJU MU

Gelombang-gelombang
Di dada
Waktunya
Tuk tercurah
Karena tembok
Pembentukngnya
Tak lagi kokoh
Mulai luntur
Berbaur ombak
Maha keras

Pada siapakah
Ku tuang rongga
Yang dalam
Ku pilih wadah
Yang tahan pecah
Kuat dan tak goyah

Tapi tiap tetes
Tanpa ragu
Semua menuju mu…


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 15.43

SEPERTI RINDU INI | Kumpulan Puisi Rindu

SEPERTI RINDU INI

Kalbu itu tempat
Bertemunya rasa
Tak berbentuk
Tapi berisi
Tak berhias
Tapi indah

Hanya hati yang sahaja
Dapat merasa karunia
Di mana jiwa yang khusyu
Dapat merasa hadir-NYA

Tapi kini aku
Di himpit
Dia perkara
Antara pahala dan dosa
Karena nafsu yang selalu hidup
Tak pernah luput
Selalu bawa ku hanyut
Dan sesal akhirnya

Terakhir aku
Melihat hati
Ternyata kau masih
Di situ
Tak beranjak pergi
Seperti rindu ini


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 15.43

AKAR YANG RETAK

AKAR YANG RETAK

Kepada si tidak setia
Jawaban apa yang kan ku beri
Bila ia kembali nanti
Jika dia bertanya
Mengapa kamar sepi ?
Haruslah ku jawab
Karena dia ku sendiri

Saat dia meminta
Untuk di temani
Bisakah bibir ku
Tak bergetar
Menahan haru

Pasti tidak
Suka kursi
Ruang tamu
Tempat menanti
Hadirnya
Bersama luka

Karena mimpi
Dia bunuh mimpi
Dia pergi
Haguskan harap
Yang ku pupuk
Dengan akar
Yang retak


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 15.42

TIADA TANDA TULUS : Puisi Selamat ulang tahun

TIADA TANDA TULUS

Diri serasa mencampakan
Hari penuh penantian
Ganging waktu satu tahun
Tanpa iringan kado
Tanpa bawaan indah

Mungkin ini hampa
Tiada tanda tulus
Hanya seberkas
Lembar putih
Bercoretkan tinta hitam
Tak mempunyai
Makna tinggi

Adam kenangan
Kosong nilai materi
Akankah menjadi kisah
Dalam hidup kau

Dengan iklasan
Ku cucurkan rasa
Eloknya berarti
Hari penuh bahagia

Sinar putih dari
Bak hatimu
Dapat menerima segalanya

Selamat ulang tahun,friend !


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 15.41

KINI AKU PASRAH

KINI AKU PASRAH

Lampauan jajaran
Angka serta huruf
Hujani riang
Secaraik putih
Wasana liuran
Manis sari
Merah hati
Telah teruraikan
Pewarna pelangi
Pun telah turun
Dalam sanubarinya
Lukisan alam raya
Penuh gaya pikir

Kecapan rasa…
Rasa yang ada
Tanpa sebuah coreng…

Kasih…tiada tutur
Percaya padaku
Seiring berpaling
Menjauh pergi

Kini aku pasrah
Melontarkan keinginan
Berjemur pada
Sang kholik
Berdampingan riuh
Tetes air mata
Mengalir tiada henti


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 15.40

KACA CERMIN KAMUS

KACA CERMIN KAMUS

Variable jaringan
Berisikan syaraf
Motorik tubuh
Di tiap ucapanmu

Racun atau madu
Desiran tuturmu
Kan selalu terteguk
Kering mulut ini

Hamparan Guntur
Bercabang-cabang
Kan ku telan
Mentah-mentah
Di pukulan sikapmu

Kaca cermin kamus
Gelembung wajah
Pendidihan rambut
Rangkuman lontaran
Tanya-tanya bisu

Lepaskanlah batu ini
Tarik sejauh mungkin
Menyelesaikan air mata
Rerelung hati ini
Peluk diriku
Bawalah dalam damai
Tulus hatimu


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 15.40

HANYA ENGKAU KASIH

HANYA ENGKAU KASIH

Bekas silir ombak
Masih teringat tajam
Selalu cakar tipisnya
Kulit hati ini
Tepi pantai tandus
Pun kini telah basah
Selama mungkin
Indanya lenyap
Itu yang terbaik

Tapi tirai kain jendela
Telah terbuka kembali
Tegukan kisah lama
Mereba tubuh
Terasa lagi duka
Remukan hari
Berubah menjadi
Debu kotor

Tolong hilangkan
Toreng hitam itu
Yakinlah diriku
Seberkas lintasan
Berjalan cepat
Banding kotak rasa ini
Masih tersimpan

Rubahlah diriku
Buatlah hidup ini bermakna
Hanya engkau kasih
Yang mampu melaksanakan
Semua itu…


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 15.39

HATI ASIMILASI

H
ATI ASIMILASI

Tandus katung isi
Kuasa tak menentu
Abaikan kata hari
Dalam henti
Memekik otak

Mengendap dalam bak
Tersumbat kertas
Gemuruh Guntur
Wakili jeritnya

Teriris oleh kata
Lantuan dirinya
Sisakan perih
Beraroma bangkai

Henti waktu
Tak rubah
Jangkauan pikiran
Pada tiap
Silir bayangnya

Janji jantung
Mendetak kencang
Daku mengeluh
Urat hatinya
Sesampai sang surat
Tutup mata


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 15.38

PETIKLAH

PETIKLAH

Wangi malam sunyi
Iringi…
Tiap langkah
Jalan setapak ini

Pandangi pesan
Ikat dengan
Tulus hati
Kalam desir
Yang ada

Jatuh rentang
Pilu jiwa
Kata “indah”
Tersimpan

Amabilah itu
Silir angina
Restui tiap
Kesungguhanmu
Acuanku

Mekar benih
Pulas hidup ini
Khayalan angan
Terasa nyata


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 15.37

GUNDAH HATIKU | Puisi Kegundahan Hati

GUNDAH HATIKU

Dewi…dengarlah…
Kata demi kata
Tuturan jiwa ini
Sekian detik terbuang

Lenyapkanlah kebimbangan
Pilihlah aku…
Yang setiap malam…
Bahkan tiap waktu
Selalu…dibayangi mu…

Pengecut…iya…
Memang itu…itulah daku…
Yakin…serta berilah…
Merah…merah hati mu

Bersatu…bersama
Hilangkan segalanya
Gundah hatiku
Naungan bayangmu

Kamar ini…saksi
Hadir dan lenyapkanya
Kegagalan…keberhasilan
Yang kan tergapai…


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 15.36

SEORANG TERBAIK

SEORANG TERBAIK

Yang terbaik…
Ternanti dalam kesunyian
Mendekam di tiap hening
Mereba di tiap kunyahan

Kala jiwa terasa
Terterpa hantaman…
Kala tubuh mengganyun
Gugah hati nurani…
Tak kunjung jumpa
Wahai pujaan hati…

Maha kuasa Allah
Penuh kebijakan
Di hempasan hidup
Diri terjamah
Tangan-tangan-Nya
Bertabur keadilan
Takkan lengah menghujam
Rasa yang hanyut ini
Tertunduk semak belukar
Kegalauan jiwa ini
Menantikanya….menantikanya…
Seorang terbaik


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 15.34

Rabu, 21 Juli 2010

SEBUAH PETIKAN HANGAT

Rabu, 21 Juli 2010

SEBUAH PETIKAN HANGAT

Selembar karton berderai
Mengupas kulit ari
Berdesah pada liang
Tanah liat penuh debu…

Seutas rambut
Terurai lepas
Mengisi pangkal-pangkal
Bertebar duri tajam

Tanpa tepi
Mendesir jauh
Mengepal menjadi Satu
Tertanam rapi…

Tiada ujung selaras
Kecenderungan diri
Seolah mereba tiap
Langkah gerak raga

Meski kandas tersiuk
Pagar penghalang
Terus memijak
Hingga tercapai
Petikan hangat


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 12.41

KAU SELALU ADA

KAU SELALU ADA

Jika hidup adalah mimpi
Maka kematian
Adalah bangun
Kau adalah
Segala inspirasiku
Bercerita
Tentang satu nama
Kau semata…

Puas aku hidup dalam mimpi
Maut tolong…
Bangunkan ku
Segera…
Karena hidup di dunia
Hanya membawa
Luka dan dosa
Semenjak ku kenal wanita
Segalanya terlihat fana
Mimpi ini terasa
Semakin lama
Karena setiap detiknya
Kau selalu ada


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 12.40

TITIPAN DO’A UNTUKMU

TITIPAN DO’A UNTUKMU

Ingin ku tulis
Tentang kisah
Manusia sempurna
Yang di setiap waktunya
Tidak ada hal yang sia-sia
Karena dengan ilmu…
Dia mengatur waktu
Dengan perbuatan
Ia mengajarkan
Keimanan

Tapi aku tetaplah aku
Manusia hina
Yang menyimpan rindu
Datang dari…
Segal penjuru
Berat adalah kiblat
Rasaku…
Timur adalah tiang
Keiklasan…
Utara adalah
Kehadiran bayangmu…
Selatan adalah
Titipan do’a untukmu


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 12.39

BEGITU SEMPURNA

BEGITU SEMPURNA

Ingin ku lukis
Dirimu…
Di atas kanvas…
Dengan warna emas
Tapi saat ku bayangkan…
Kau di fikiran ku
Tanganku terasa kaku
Seperti terpaku
Karena takut
Pada matamu…
Karena jika
Ku memandangnya
Semua kan tahu
Bahwa di dadaku
Disana wajahmu
Terlukis dengan jelas

Merah bibirmu…
Lurus rambutmu…
Dan senyumu…
Mewakili
Semua warna
Yang ku lihat
Begitu sempurna


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 12.38

Puisi Tentang Kejujuran | SEPERTI KEMARIN

SEPERTI KEMARIN

Bukan hendak ku curi
Hatimu…
Lewat puisi-puisi ini
Tapi ku hanya
Sampaikan…
Kejujuran…
Hal yang terpendam
Saatnya di ucapkan

Kata-kata tiada arti
Juga mimpi
Tak mengandung makna
Jika di sana
Tanpa hadirmu…

Datanglah…
Mari bicara
Dari hati ke hati
Agar tidak ada Tanya
Agar malam ini
Pulas aku tertidur…
Tanpa beban
Seperti kemarin


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc


NAMA ANDA - 12.37

CUKUPLAH SEBATAS MIMPI

CUKUPLAH SEBATAS MIMPI

Rindu tersangkut mawar merah
Berlinang deras air mata
Kuncup-kuncup basah
Gersang lenyap bersama angan

Kain kusut berlumur
Luka pendih
Sanubari hati berdesah
Jauhlah pergi
Serantak menaikan
Bulu tubuh ku


Sekajap anggun memikat
Seketika manis memukau
Luluh sudah daku
Pasrah pada rasa ini

Cukuplah sebatas mimpi
Cukuplah menjadi kiasan
Cukuplah deras kisah ini
Waktu telah berkata
Semua hanya bunga tidurmu

Dalam sempit hati
Ku lentangkan jiwa
Memeluk hari penuh arti
Di kala ini tuk
Pujaan hati
Yang masih mendekam


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 12.35

Puisi Sayang | Puisi Tentang Kasih Sayang | Mutiara Hatiku

MUTIARA HATIKU

Tiang-tiang hati
Penuh bilik tentangmu
Yang kini menangisi
Dengan raut senyum mu
Tiada tagis bahagia
Hanya sebutir kasih sayang
Seorang juwita
Wahai…langit
Semua terasa adil
Sementara aku…sendiri…
Syukur pada pencipta

Amplop ini kini berisi
Dahulu…hampa terdapat
Segelintir sayang
Telah kudapati…

Mutiara laut…
Maafkan daku…
Mungkin dikau iri
Mungkin jua dikau dengki
Namun inilah kenyataan
Dialah mutiara sejati
Dialah mutiara suci

Jam serasa tertawa
Melihat aku berdampingan
Bersama… mutiara hatiku


PUISI BUKU 1 Karya 1104 dan NOEL
www.eryyuliana.co.cc

NAMA ANDA - 12.35